Lelah bersama HIV/AIDS dan NARKOBA

•Januari 25, 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar

Lelah butuh istirahat

Lelah merupakan suatu akibat dari pekerjaan yang berlangsung terus menerus tanpa adanya rehat, begitulah menurut hemat saya. Saat lelah apa yang kita lakukan? Istirahat. Ya, istirahat merupakan pilihan bijak bila kita menderita ke-lelah-an. Dan juga merupakan jawaban logis untuk kita sejenak tidak “bekerja”. Saat lelah maka semua pekerjaan akan terlihat sangat berat dan sangat membuat kia berfikir sejenak..”kok gak ada habisnya”..

HIV/AIDS dan NARKOBA merupakan bagian hidup manusia, begitulah yang terjadi sekarang. Tidak ada diantara kita yang tidak membicarakan salah satunya, minimal seminggu sekali, mhhh, dua minggu sekali atau bahkan tiap hari. Dipinggir jalan, televisi, radio, internet selalu ada gerakan moral untuk membumihanguskan “mereka” dari muka bumi. Gerakan yang menelan biaya gak tahu berapa, tapi yang pasti bisa bikin Lumpia basah untuk seluruh umat manusia, barangkali. Saking seringnya kita diberi peringatan bahaya HIV/AIDS dan NARKOBA, saking seringnya kita melihat penderitaan saudara kita, semakin biasa hal itu menghampiri diri kita, sampai saya kadang berkata…uhh cape deh…!

Cape karena banyaknya biaya keluar, banyaknya korban jatuh, banyaknya tulisan, banyaknya banyak banyak………banyak kuadrat. Tapi yang terjadi adalah kelelahan. Mungkinkah kita rehat sedikit memerangi HIV/AIDS dan NARKOBA. Sejenak untuk mengumpulkan tenaga. Disaat yang bersamaan “mereka” tidak pernah rehat.

Mungkin rehat bukan solusi bijak, tapi juga bukan solusi buruk. Lalu, kalau kjita rehat…sampai kapan…?

Menunggu samapai kapan sebaiknya saya rehat dulu membahas hal ini, karena saya lelah. Beberapa saat kedepan mungkin saya udah segar lagi dan membahas kelanjutannya….

Sabar yang menjemukan adalah perbuatan mulia yang menjemukan…

11 Fakta Kondom dan HIV/AIDS

•November 14, 2009 • & Komentar
kondom bocor

Kondom Bocor

Kondom sekarang jadi semacam icon perang melawan AIDS. Propaganda yang besar membuat Kondom menjadikan sebuah produk yang laku dipasaran. Sebagai sebuah alat kontrasepsi, pada awalnya,  sekarang melebar menjadi alat pencegah Penulalaran Penyakit Menular seksual. Tetapi seberapa jauh kedigdayaan kondom? Sebelas fakta dibawah ini mungkin bisa menjadi awal pemikiran kita tentang bagaimana sebenarnya posisi kondom dalam “hidup kita”

Fakta:1

Latex kondom dapat memiliki lubang alami yang sekurang-kurangnya 50 kali lebih besar dan hingga 500 kali lebih besar daripada virus AIDS.

Fakta: 2

Dalam cairan semen, HIV bebas berada dalam cairan semen bukan dalam sel atau dalam sel yang berhubungan
Fakta: 3

“langsung kontak dengan air mani adalah sarana utama penularan HIV seksual. virus gratis ada di air mani, pada konsentrasi setinggi 108 partikel virus per ml. HIV juga ditemukan dalam sperma-bebas cairan pra-ejakulasi diperoleh dari laki-laki HIV-positif. “
Fakta: 4

Lebih dari satu juta partikel berukuran HIV, melewati satu sentimeter persegi karet dalam waktu 30 menit. Ini adalah tingkat lebih dari 33.000 partikel / menit, hampir 560/second. Tidak diketahui betapa sedikit virus HIV diperlukan untuk infeksi terjadi.
Fakta: 5

Tingkat sel-bebas HIV dalam air mani dapat bervariasi. Jumlah sel-bebas HIV berkisar dari beberapa ratus hingga satu juta per ml air mani yang terinfeksi.
Fakta: 6

Setiap tindakan seks menghasilkan sekitar 3,3 ml semen.

Fakta:7

SIV, versi monyet HIV, adalah sama dengan HIV dan model SIV diakui oleh UNAIDS.
Fakta: 8

Ketika SIV ditransmisikan ke vagina, sel-bebas SIV adalah 10.000 kali lebih efisien dalam menginfeksi melalui vagina dari SIV terkait sel.
Fakta:9

Ada 9 viral load yang tinggi pada semua tahap penyakit HIV dan viral load meningkat 7 kali lipat selama perkembangan penyakit.

Fakta:10

“tes HIV tidak dapat mendeteksi tingkat yang sangat rendah HIV. Bahkan jika gagal tes untuk mendeteksi HIV, tingkat terdeteksi HIV tidak setara untuk menjadi terbebas dari penyakit HIV. Pasien masih dapat menular dan risiko penularan masih bisa.”
Fakta: 11

Beberapa orang menjadi terinfeksi setelah satu atau hanya beberapa kontak seksual.

Sumber informasi :

http://www.unitedforlife.com/condomhiv2.html

(vid) Gadis Cantik hidup dengan HIV, Life as teenager with HIV

•November 10, 2009 • & Komentar

Life as teenager with HIV, ya begitu judulnya. Remaja dalam video tersebut terlahir dengan HIV. Apa yang Anda pikirkan kalau Anda berada dalam posisinya? Stigma ODHA, sebagai “kaum” yang mendapat diskriminasi memang menjadi sorotan luas. Disatu sisi mereka juga manusia biasa yang memiliki hak yang sama di dunia ini (karena memang dunia bukan milik para non-ODHA), namun disatu sisi penyakit yang menakutkan ini memiliki pola penyebaran yang sulit diputus, karena menyebar melalui “interaksi sosial nyeleneh”. Selama seks bebas dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang masih terus ada dimuka bumi ini maka HIV/AIDS akan menjadi bagian hidup manusia. Tetapi apa salah dari manusia yang terlahir dengan orangtua dengan HIV/AIDS, seperti kasus remaja diatas. Apakah kita sangat tidak tahu diri untuk mengucilkannya? Apakah kita samakan dia dengan ODHA yang didapat karena kesaahan manusia itu sendiri, misalnya “suka jajan” sembarangan? Kalau untuk yang satu ini mungkin HIV mungkin hukuman sosial yang paling berat. Untuk kasus ODHA semenjak lahir memang jadi sesuatu yang dilematis. Individu ini lahir dengan hilangnya beberapoa hak asasinya sebagai manusia. Misalnya dia tidak bisa berhubungan seks, tidak bisa melakukan tindakan mulia seperti donor darah, mungkin tidak bisa punyaa anak. Betapa sesuatu yang menyedihkan. Tentu kita tidak ingin ada lagi anak manusia yang terlahir dengan kondisi seperti ini.

MARI BERSAMA LAWAN HIV/AIDS

EEMOO HIMSELF WILL FIGHT AGAINTS HIV/AIDS

KETERKAITAN NARKOBA DAN AIDS

•November 10, 2009 • 1 Komentar

Bagaimana keterkaitan Penyalahgunaan Narkoba dan HIV?

Penyalahgunaan dan kecanduan obat terkait erat dengan HIV / AIDS sejak awal epidemi.

hiv

AIDS dan Narkoba = friends

Penggunaan narkoba suntikan – Orang biasanya mengasosiasikan penyalahgunaan narkoba dan HIV / AIDS dengan penggunaan narkoba suntikan dan jarum berbagi. Penggunaan narkoba suntikan mengacu pada ketika obat disuntikkan ke dalam jaringan atau vena dengan jarum. Ketika pengguna narkoba suntikan berbagi “peralatan”-seperti jarum, jarum suntik, dan perlengkapan injeksi obat, HIV dapat ditularkan di antara pengguna. Infeksi lain-seperti hepatitis C juga dapat menyebar dengan cara ini. Hepatitis C dapat menyebabkan penyakit hati dan kerusakan hati permanen. Penyalahgunaan narkoba dengan metode apapun (bukan hanya injeksi) dapat membuat seseorang berisiko tertular HIV.

Keracunan obat dan alkohol mempengaruhi cara orang membuat keputusan dan dapat menyebabkan praktek-praktek seksual yang tidak aman, yang menempatkan mereka pada risiko untuk mendapatkan HIV atau menularkan kepada orang lain.

Efek biologis obat-obatan – Penyalahgunaan narkoba dan kecanduan seseorang dapat mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan, membuat mereka lebih rentan terhadap HIV atau, pada orang dengan HIV, memperburuk perkembangan HIV dan konsekuensi-konsekuensinya, terutama di otak. Sebagai contoh, penelitian telah menunjukkan bahwa HIV menyebabkan kerusakan sel-sel saraf di otak dan kerusakan kognitif yang lebih besar di antara pengguna methamphetamine dan pelaku  orang-orang dengan HIV yang tidak menyalahgunakan narkoba. Dalam penelitian hewan, metamfetamin telah terbukti meningkatkan jumlah HIV dalam sel-sel otak.

Perawatan penyalahgunaan obat . Sejak akhir 1980-an, para peneliti menemukan bahwa jika Anda melakukan  penyalahgunaan obat Anda dapat mencegah penyebaran HIV. Program perawatan penyalahgunaan obat-obatan juga mengambil peranan penting dalam mendapatkan informasi yang baik tentang HIV / AIDS dan penyakit terkait, menyediakan layanan konseling dan tes, dan menawarkan arahan untuk medis dan pelayanan sosial.

Sumber :

http://teens.drugabuse.gov/facts/facts_hiv1.php

Warning…Methamphetamine dalam balutan Permen Strawberry

•November 9, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar
candymeth

Meth Permen Strawberry

strawberry-quick-meth

Mirip "pop rock"

Permen strawberry “pop rock”. Pengedar narkoba diduga menggunakan pewarna dan bahan penyedap menyamarkan methamphetamines sebagai Strawberry Quik, sehingga membuat mereka lebih menarik bagi anak-anak.

Fox News melaporkan bahwa pengedar narkoba yang menggunakan permen “pop rock” untuk menyamarkan rasa meth dan pasar untuk anak-anak.

Penegakan hukum dan penyedia perawatan di Nevada dan California telah melaporkan distribusi dan / atau penyalahgunaan methamphetamine dengan perasa.

Strawberry meth ditemui di sebuah apartemen di Carson City, Nevada pada bulan Januari 2007.

Peringatan isu tentang metamfetamin yang diberi rasa mulai beredar pada April 2007. “Strawberry Quick” (bubuk yang digunakan untuk membuat minuman susu beraroma) dilaporkan pertama muncul di negara-negara barat pada bulan Januari 2007.

Menurut intelijen yang dikumpulkan oleh Drug Enforcement Administration (DEA) agen dari informan, pengguna, polisi setempat, dan obat konselor, meth berwarna juga telah ditemukan di California, Nevada, Washington, Idaho, Texas, New Mexico, Missouri, dan Minnesota.

sumber :

  • http://www.snopes.com/horrors/drugs/candymeth.asp
  • http://en.wikipedia.org/wiki/Strawberry_quick_meth