Kapan Lapar, Kapan makan – when eating, when hungry


Makan sosial

Makan sosial

Apa yang membuat Anda lapar, apa yang mau anda makan? Sebenarnya agak rumit. Apakah Anda tahu bahwa orang-orang yang mempunyai sebagian usus (perut) diangkat masih mengalami kelaparan? Itu karena kelaparan tidak datang dari perut Anda, otak Anda mengatur nafsu makan. Bagian dari otak Anda yang mengendalikan nafsu makan Anda disebut hipotalamus.

Otak Anda akan terus menerus memonitor darah Anda. Ada berbagai sinyal kimiawi yang berubah membuat kita berhenti atau mulai lapar. Pada dasarnya, hipotalamus mendeteksi jumlah glukosa, asam lemak dan asam amino dalam darah untuk menentukan apakah Anda harus makan lebih banyak atau berhenti makan.

Secara kasar mungkin bisa dikatakan  bagi orang yang tidak pernah makan atau yang tidak bisa berhenti makan maka orang itu tidak punya otak..peace maaaann!!

Jadi sebenarnya tubuh (hipotalamus) kita bisa menetukan kapan kita mau makan dan berhenti makan. Tetapi apakah seperti itu dalam kehidupan nyata. Pernakah anda tidak lapar tapi makan juga, atau tidak haus tapi minum juga. Atau sudah kenyang makan juga?

Saya coba merangkum sebanyak yang saya pikirkan kondisi dimana anda tetap makan walaupun anda belum lapar dan sudah kenyang.

  • Nonton Film, baik dibioskop ayau dirumah, gak afdol kalau gak ada cemilannya, ini yang paling gak bisa dicegah. hari gini nonton gak makan popcorn sama minum softdrink…?
  • Acara perjamuan, resepsi pernikahan, Ultah teman, undangan lainnya. Ini juga gak bisa dicegah. Lucu, aneh, ajaib, konyol kalau ada perjamuan kita gak makan, ngapain pergi kalau gitu.
  • Menyenangkan orang lain – “Aku membuat kue tar ini  hanya untuk Anda.”, giamana kalau gitu, anda pasti akan mencobanya biar sedikit.
  • Makanan langka, maka anda berkata, kapan lagi kita makan makanan kayak gini….
  • Makanan gratisan, nolak gak kalau ditraktir makan pizza..?
  • Dikejar waktu, makan sekarang deh, nanti soalnya mau pergi sama nyokap…
  • Emosi labil, bete abis diputus pacar gak bisa tidur…makan snack deh…, terlalu bahagia dapet motor baru…selametan diri sendiri sambil makan kue
  • Makanan mau basi, ini neeh, kue dah 3 hari belum abis dimakan…mubazir kalau dibuang…nyam3x

Kejadian-kejadian diatas merupakan kejadian yang gak bisa kita tolak sebagai makhluk sosial, bahkan frekuensi begitu sering. Padahal kalau tubuh kita gak butuh tambahan makanan lagi tapi kita tetap memaksakannya itu kan namanya menzalimi tubuh kita. Padahal tubuh kita adalah something that really love us. Saat tidur jantung tetap berdetak menjaga agar kita tetap bangun dipagi hari, paru-paru kembang-kempis memastikan kita bernapas disaat kita tidur, sesuatu yang tidak pernah dilakukan walaupun sama orang yang paling mencintai kita. Makan berlebih membuat tubuh kita bekerja ekstra untuk menyediakan tempat untuk menampungnya. Namun tubuh gak pernah protes, saking cintanya sama diri kita.So, udah saatnya kita mengatur porsi makan kita baik itu yang utama dan tambahan seperti yang terangkum diatas.

nee, ada sedikit tips dari saya yang sebetulnya kadang juga saya langgar seeh. Atur baik-baik semua rencana kita sehingga :

  • kalau mau nonton usahain pas jam makan kita, kalau nonton siang sekalian sama makan siang kita, begitu pula sama nonton malam, jadi gak ada makan double
  • kalau ada undangan resepsi, usahain dateng pas jam makan kita, kalau resepsi malam, dateng aja jam 7 malem, sekalian makan malem, jadi gak usah makan lagi
  • Kalau ada makanan langka, bungkus aja, gak usah malu, makan nanti sebagai makan pembuka atau penutup pada satt jam makan kita
  • Nee yang penting, coba selalu membiasakan diri makan teratur, sehingga teman-teman kalau mau memberi kita makan mereka akan berkata, kasih dia pas jam makan siang aja, kalau gak dia nanti gak mau..

Ini cuma tips yang kadang susah dilakukan but nice to try.

Makanlah saat lapar, berhentilah sebelum kenyang…thats how you love yourself…

~ oleh eemoo pada Oktober 7, 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: