Siapa yang menentukan Anda makan apa !!?


Mana yang dimakan pertama?

Mana yang dimakan pertama?

At Noon, Cayaha matahari yang begitu terik membuat mulut kita tanpa disadari berkata…”haus banget nee..”. Perkataan yang sering terucap tanpa disadari. Siapa yang menuntun tubuh kita berkata demikian?

Disaat yang lain saat kita melewati jam makan kita, kita pun berkata, “lapar nee, makan yuk..”. Siapa yang menyuruh kita mengatakan ucapan yang tidak pernah kita susun seperti orang yang mau pidato

Kenapa kita lapar dan haus?

Tubuh memiliki regulasi sendiri tentang apa yang dibutuhkannya. Autoregulasi ini terjadi tanpa disadari. Ketika tubuh kita kekurangan cairan maka otak akan membuat kita berkata haus yang kemudian akan diterjemahkan dengan perbuatan mencari air minum. Begitupun dengan perkataan lapar. Saat tubuh kita lapar maka otak akan memerintahkan mulut berkata lapar. Kata lapar sendiri merupakan ungkapan umum untuk keadaan dimana kita memerlukan kalori tambahan untuk beraktivitas.Bagaimana tubuh kita tahu bahwa kita memerlukan kalori tambahan untuk beraktivitas sebenarnya sangat kompleks. Begitu kompleks karena bukan hanya makan saja yang dilakukan manusia saat butuh energi tambahan (lapar), tetapi pernahkah anda mengerti kenapa anda siang ini mau makan soto ayam sama es jeruk, sementara teman anda yang juga lapar ingin makan gado-gado sama teh manis. Perbedaan yang mencolok untuk dua orang yang sama-sama lapar. Apakah anda yang memilih soto ayam dengan es jeruk berarti tubuh anda sedang membutuhkan protein hewani dan vitamin C misalnya, atau hanya tubuh anda sedang ingin makanan yang hangat, atau hanya kebetulan saja? Tubuh sedang lapar “soto ayam dan tubuh sedang haus “es jeruk”, begitu bahasa sederhananya. Kalau anda tidak bisa minum es mungkin anda akan memesan soto ayam dengan buah jeruk atau jeruk hangat.

Begitu kompleksnya sulit menjawab hal ini secara keseluruhan. Namun secara parsial hal nin mungkin bisa sedikit diterangkan.

Cinta es jeruk atau es teh manis?

Sebuah studi, yang baru-baru ini dilakukan di King’s College London, telah menemukan bahwa apa yang kita pilih untuk makan sangat ditentukan oleh faktor genetik. Jadi apa artinya ini adalah bahwa orang, yang seperti anda yang suka akan es jeruk atau teman anda yang suka the manis, serta orang-orang yang makan banyak buah-buahan dan sayuran, cenderung memiliki selera mereka mewarisi dari orang tua mereka.

Jadi jika Anda bertanya-tanya mengapa Anda tidak suka es jeruk , misalnya, mungkin juga menjadi gen yang bertanggung jawab. Sehingga ketika tubuh anda mengiginkan nutrisi seperti yang terkandung dalam jeruk, maka anda tidak minum es jeruk tapi memilih meminta buah sunkis misalnya.

Dalam penelitian, lima pola diet yang berbeda telah diidentifikasi:

Buah-buahan dan sayuran: sering konsumsi buah-buahan, Allium (bawang, bawang perai, bawang merah, bawang putih) dan silangan (brokoli, kembang kol, selada air, kubis sayur-sayuran; rendah pasokan kentang goreng.

High alkohol: sering konsumsi bir, anggur dan sayur-sayuran Allium; rendah konsumsi serat tinggi sarapan sereal dan buah.

Tradisional Inggris: sering pasokan ikan dan kentang goreng, daging, lezat pai dan sayuran.

Diet: sering intake rendah lemak produk susu, gula rendah soda; rendah asupan mentega dan produk panggang manis.

Daging rendah: sering konsumsi kacang panggang, pizza dan makanan kedelai; rendah konsumsi daging, ikan dan makanan laut, dan unggas.

Diamanakh posisi anda, apakah anda termasuk, apakah anda termasuk pola diet daging rendah kalau lapar maunya makan ayam goreng terus seperti ipin dalam serial upin dan ipin. Anda yang menjawabnya.

Mungkin penelitian ini masih banyak menyisakan pertanyaan, karena begitulah manusia, tetapi hal ini bisa sedikit membuka wawasan kita kenapa teman anda sering bertengkar dengan anda kalau saat makan siang untuk menentuka dimana kita makan. Hal ini juga bisa menjelaskan kenapa misalnya teman-teman kita dimakassar hampir semua produk olahannya dari daging seperti coto makassar, sop saudara, sop konro, sop palubassa. Sementara teman-teman didaerah sunda lebih memilih produk olahan dari sayuran. Sulit bagi teman-teman dari makassar disuruh makan lalapan sama sambel terasi.

Tetapi yang terpenting dari semuanya adalah melihat sesuatu yang anda makan merupakan kebutuhan akan tubuh anda bukan kebutuhan akan nafsu anda. No exaggeration alias jangan berlebihan. Minum susu sehat, tetapi kalau sampai 10 gelas per hari sama sekali buakn sehat, tubuh tidak memerlukan susu sebanyak itu.

~ oleh eemoo pada Oktober 22, 2009.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: