Review – Selaput Dara Artifisial, nilai jual Keperawanan


8841_artificial-virgin-hymen

Set Selaput Dara artifisial

Keperawanan atau virginitas seorang wanita yang ditandai dengan masih utuhnya selaput dara atau hymen, sampai sekarang masih menjadi symbol wanita terhormat, setidaknya untuk sebagian besar masyarakat Indonesia. Arus globalisasi yang begitu menggerus setiap aspek kehidupan membuat posisi tawar keperawanan sebagai harga mati dalam sebuah ikatan suci pernikahan mulai pudar. Memang keperawanan atau kegadisan tidaklah disebutkan sebagai syarat mutlak seorang wanita ingin menikah. Namun toh, laki-laki akan sangat menghormati wanita yang dia nikahi jika ternyata istrinya seorang gadis. Setidaknya laki-laki tersebut tidak dapat “barang second-hand”. Kalau sebagian lelaki tidak menghiraukan kegadisan pasangannya toh dia akan sangat bahagia kalau ternyata pasangannya masih orisinal, trust me. Sekarang dengan kemajuan teknologi yang sayangnya kadang dipakai untuk hal-hal aneh, telah dibuat selaput dara buatan. Produsen tidak akan menjual suatu produk jika tahu kalau produknya tidak akan laku dipasaran. Pasarannya adalah tentu saja Wanita yang tidak perawan, yang ingin “menjadi perawan”. Seorang wanita yng sudah memiliki suami, atau seorang janda tentu saja tidak terlalu tertarik dengan produk ini. Pikiran kita pasti melayang kepada jumlah wanita yang menginginkan produk ini yang akan berkorelasi dengan jumlah wanita tidak perawan yang ingin menipu pasangan mereka. Apalagi produk ini menawarkan cara instan yang mudah, dapat dilakukan sendiri, serta harga yang terjangkau dibanding vaginoplasti. Produk ini dibeberapa negara sudah mulai menimbulkan kontroversi, kontroversi yang berputar di aspek moralitas dan spiritual. Produk ini mengajak para konsumennya untuk melakukan penipuan terhadap pasangannya dan terlebih lagi terhadapa dirinya sendiri. Memang sepertinya harga produk ini lebih murah dari harga kejujuran. Kejujuran memang hal yang mutlak lebih diperlukan dalam menjalin hubungan dengan pasangan dibandingkan dengan keperawanan. Jujur mengatakan bahwa “I’m not a virgin anymore” bukan hal yang sangat mudah dikatakan, karena memang sebagian besar wanita sendiri menyadari betapa pentingnya virginitas bagi pasangan hidupnya. Hal ini mungkin yang menyulut wanita sedikit rela mengadaikan kejujurannya. Sementara bagi kaum pria memahami pasangan hidup dengan segala kompleksitasnya adalah mutlak dilakukan.

~ oleh eemoo pada Oktober 28, 2009.

Satu Tanggapan to “Review – Selaput Dara Artifisial, nilai jual Keperawanan”

  1. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: